KINI TELAH HADIR di Cikarang, Bandar Lampung, Jepara, Serpong, Bekasi Barat, Jayapura, Ciledug, Medan, Sumatra Selatan (Lubuk Linggau), Riau (Duri), Tuban, Depok, Dumai, Bintuni Papua Barat, Lampung, Kisaran,Padang Panjang, Ciputat, Cengkareng, Daan Mogot, Bukit Tinggi, Cibubur, Palembang, Pekan Baru, Kaimana, Cirendeu, Lombok, Batusangkar , Segera di Kota- Kota di Seluruh Indonesia.

HARGA BAHAN BAKU BEACH DITAHUN 2012 -2013 TIDAK MENGALAMI KENAIKAN

2012, BEACH Management Waralaba merupakan satu-satunya waralaba laundry yang telah memproduksi bahan bakunya sendiri dan telah memiliki sertifikat Hak merk atas bahan baku tersebut yang telah diakui oleh Pemerintah Indonesia.
Dengan management yang bagus dan kekuatan permodalam perusahaan, menjadikan harga bahan baku BEACH tidak mengalami kenaikan ditahun 2012, hal ini diungkapkan oleh owner BEACH LAUNDRY Bapak Andy Rakhmat Santoso, bahwasanya BEACH Mamagement Waralaba akan selalu menjaga kestabilan harga dari bahan baku BEACH dan juga kualitas, karena bahan baku tersebut merupakan kunci utama dalam proses produksi pencucian. Disampaikan pula bahwa ditahun 2013  harga bahan baku BEACH juga tidak mengalami kenaikan, hal ini telah dipersiapkan oleh Management kami, walaupun harga-harga kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak akan naik.

STOK BAHAN BAKU BEACH® DETERJEN DAN PEWANGI MELIMPAH HARGA TIDAK MENGALAMI KENAIKAN.

Agustus 2011, Yogyakarta, Memasuki bulan Ramadhan 1432H ini, BEACH® MANAGEMENT WARALABA telah menyiapkan stok bahan baku yang melimpah, hal ini diungkapkan oleh bapak Andy Rakhmat Santoso selaku Owner BEACH® LAUNDRY, bahwasanya BEACH® MANAGEMENT WARALABA telah menyiapkan semuanya sejak beberapa bulan yang lalu. Hal ini diharapkan guna memenuhi permintaan bahan baku seluruh cabang BEACH® LAUNDRY di seluruh Indonesia. Dengan Management yang kuat, sehingga BEACH® MANAGEMENT WARALABA mampu untuk tetap mempertahankan harga bahan baku agar tidak mengalami kenaikan juga selalu menjaga kualitas. Dengan demikian semua cabang BEACH® LAUNDRY akan merasa nyaman dan tenang untuk masalah bahan baku. Kami dari BEACH® MANAGEMENT WARALABA akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan untuk kebaikan bersama.

1 Ton BEACH DETERJEN tahap pertama untuk korban Bencana merapi

Yogyakarta Oktober-November 2010, bencana letusan Gunung Merapi membuat kota Yogyakarta dan sekitarnya berselimut abu, banyak korban berjatuhan akibat bencana tersebut, serangan “wedhus gembel” memporakporandakan desa-desa disekitar Gunung Merapi, akibatnya penduduk sekitar harus menggungsi dikarenakan desa yang selama ini mereka tinggali sudah tertutup oleh abu dan lahar yang berasal dari letusan gunung merapi, dengan meningkatnya status merapi hingga mengharuskan warga menggungsi pada titik aman 25km dari puncak merapi. Jumlah pengungsi bencana Gunung Merapi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah (Jateng) meningkat sepuluh kali lipat dari bencana sebelumnya.
Bencana letusan Gunung Merapi mengakibatkan lonjakan jumlah pengungsi di DIY dan Jawa Tengah, yang sampai saat ini sudah tercatat 283.000 jiwa yang tersebar di semua tempat penampungan.

Dengan kondisi tersebut, segenap keluarga besar BEACH MANAGEMENT WARALABA tergerak untuk sedikit meringankan beban para pengungsi. Bantuan yang diwujudkan dalam bentuk peralatan mandi, obat-obatan dan juga 1 Ton BEACH DETERJEN untuk tahap pertama mulai dibagikan langsung ke posko-posko yang membutuhkan. Karyawan dari bagian produksi BEACH DETERJEN pun dengan semangat memproduksi BEACH DETERJEN untuk disumbangkan kepada para pengungsi, mungkin bantuan yang kami berikan belum bernilai apa-apa, tapi semoga dengan sedikit bantuan tersebut bisa meringankan beban para pengungsi dan juga mewujudkan rasa kepedulian dan kekeluargaan bagi sesama. Red AF

PRODUKSI DETERJEN DAN PEWANGI

JAWA POS “ RADAR JOGJA”
Selasa Pon, 24 Juni 2008

PRODUKSI DETERJEN DAN PEWANGI
Andy Tak Puas Teruskan Usaha Ortu

Jogja- tak puas dengan satu unit usaha. Itu sifat yang dimiliki Andy Rakhmat Santoso. Jika semula ia hanya membuka laundry, maka lulusan Ekonomi UPN Veteran inipun memiliki beberapa unit usaha. Mulai advertising, penjualan produk deterjen dan pewangi laundry dan juga konsultan usaha laundry.
“ prinsip saya tak mau bergantung meneruskan usaha orang tua. Saya ingin memulai usaha sendiri, merasakan susahnya berusaha sekaligus menikmati semuanya itu. Dan tentunya bisa membagikan ilmu kepada anak buah” kata Andy saat ditemui Koran ini di kantornya Condong catur kemarin.
Semua itu diawali tahun 2006. saat itu Andy tak mau hanya sekadar membantu orang tuanya usaha dibidang keagenan Koran. Namun Andy justru tertarik memulai usaha sendiri. Yaitu bisnis laundry dengan nama BEACH LAUNDRY.
Jasa laundry yang dia dirikan memang bermula dari usaha awal. Yaitu saat dia masih memasarkan deterjen. Sasaranya saat itu adalah usaha laundry yang bertebaran diberbagai tempat di Jogja. Dari situ ia tertarik untuk membuka usaha laundry, “ mulailah dengan nama BEACH LAUNDRY, tapi tak sekedar membuka usaha laundry, saya juga mengembangkan bisnis konsultan urusan jasa konsultasi pengadaan tempat, pelatihan laundry, promosi, system dan kelengkapan bahan baku dan lainnya.”
Hingga saat ini ada beberapa laundry yang jadi perhatiannya. Namun itu semua bukan miliknya sendiri, tetapi orang-orang yang ingin bisnis laundry dan meminta Andy menjadi konsultan.